ga’ tau
11 Juni 2008 at 6:42 am | In Hikmah |susah ya kalo lagi ga’ ada ide?? mo nulis apa ga’ tau. tapi,,,anehnya kalo ada ide untuk nulis. wahhh bisa bejibun deh tu si ide. ga’ liat2 tempat n waktu. begitu pula klo lagi ga’ punya ide. diinget-inget apaaaa gitu yang bisa ditulis tetep aja ga’ ketemu. mungkin memang itu sifatku ya?
trus skrg aq harus nulis apa coba?? ada usul??
mmm o iya jadi inget sesuatu. inget seorang temen yang klo mood nya lagi bagus dia tu ceriaaaaaaaaa minta ampun. senyum sana,,,senyum sini,.,,seneng deh, liat orang kayak gt. jadi, hidup ini ga’ dibikin susah gitu loh!!
memang hidup ini ga’ usah dibikin susah koq, tinggal dijalani aja. meski kadang qt jg harus punya perencanaan yang mendalam. tentang visi, misi, target dan strategi. tapi tetep sih, 1 tujuan hidup qt: beribadah pada Allah. so, apapun yang qt lakukan adalah hanya untuk Allah. insyAllah, ga’ bakal kecewa deh klo qt cuma mempersembahkan semuanya untuk Allah. Allah tak pernah menyalasi JanjiNya. mo tau buktinya?
check it’s out on the next post…
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
You must be logged in to post a comment.
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
Ada… menulislah…
Menulis apapun…
apapun yang terjadi…
selama mata ini masih diizinkan melihat…
Memandang dari cakrawala timur hingga kebarat…
Menjangkau dari ufuk utara hingga selatan…
menulislah…
apapun yang terjadi…
Karena menulis mencegah hati kita mati…
Busuk lalu mengeras dan akhirnya luluh…
Tak lagi peka dan berempati terhadap apa yang terjadi sepanjang hari…
Semua naluri runtuh, tertelan ego pribadi…
Menulislah…
Karena lisan tidak mampu bertutur setiap detik…
Ada kala ia khilaf dan lupa…
Menulis membantu lisan berhati-hati berbicara…
agar yang tertutur secukupnya saja…
Menulislah…
Karena menulis membentangkan gagasan…
Otak yang buntu tercerahkan…
Menghantarkan naluri pada cahaya…
Cahaya sang pemberi Cahaya…
Menulislah…
Karena tiada alasan untuk berhenti menulis
selama nafas ini belum tercabut
Dan ruh yang fana ini sirna
Komentar oleh xtraardeenary — 17 Juni 2008 #
[...] “Apakah selalu ada alasan untuk menulis?” [...]
Ping balik oleh Ardee’est Thing in My Life » » “Apakah selalu ada alasan untuk menulis?” — 17 Juni 2008 #
iya, hidup jadi susah kalau dibikin susah. hehe…
Komentar oleh artja — 17 Juni 2008 #
Assalamu’alaikum…
Imas apa kabar?
santo
farmasi ui’05
ex 1.1; 2.1; ipa 3 smansa
Komentar oleh santo86 — 29 Juni 2008 #