Rabithahku untukMu

27 Oktober 2008 at 3:49 am | In Chemist | Leave a Comment

Ya Allah..

Engkau Tahu bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta padaMu..

telah berjumpa pada taatMu

telah bersatu dalam da’wah padaMu

telah berpadu dalam membela syari’atMu,

teguhkanlah ya Allah,,ikatannya,

kekalkanlah cinta kasihnya…

tunjukilah jalan-jalannya..

penuhilah hati-hati tersebut dengan cahayaMu yang tidak pernah hilang..

lapangkanlah dada-dada kami dengan kelimpahan iman kepadaMu

dan indahnya bertawakkal kepadaMu..

Hidupkanlah hati ini dengan ma’rifat kepadaMu

matikanlah ia dalam syahid di jalanMu

sungguh Engkau sebaik-baik pelindung dan penolong

ya Allah,,kabulkanlah

dan sampaikan shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW

kepada keluarga dan sahabatnya, dan juga sampaikan salam…

18 Oktober 2008 at 5:45 am | In Curhat | Leave a Comment

ya Allah..

jagalah saudariku di kala penjagaanku tak sampai padanya

sayangi ia,,,

kala sayangku tak mampu merangkuhnya dalam dekapan nyata

muliakan ia,,

kala penghargaanku tak terangkum dalam kata yang sahaja

karena Engkau punya segala yang tak kupunya

dan karena kuingin dia selalu menjadi saudaraku di dunia

dan mengharap bertemu dengannya di Surga…

amin,,,

special to my mutarabbiyahku 07 & 08: semoga kalian tetap istiqamah ya de??

Nenek

13 Oktober 2008 at 7:34 am | In Hikmah | Leave a Comment

Ahad kemarin aku jalan-jalan. Bosen di kos. tapi sayang, Yayangku (sepedaku) lagi gembos bannya. kotor pula. aahh tanda yang punya jarang bersihin nih (hehehe jadi malu…). jam 6 aku udah siap untuk sunday morning-an. sendiri. karena memang pengen sendiri. tapi jalan kaki & bawa-bawa helm pula. rencananya mo nebeng Nuri ikutan syawalan KKN gitu deh.

pagi masih segar sekali. ga’ ada polusi. sepi juga. mungkin sebagian besar mahasiswa juga belum pada balik ke jogja. hmmm…ku susuri jalanan Pogung yang sekarang makin rame aja (apalagi Ramadhan kemaren, wuihh smua etnis ada di sini deh),,, trus lewat tangga kecil masuk ke kawasan fakultas Teknik. melihat ke sebelah kiri, ada semacam kolam yang penuh dengan ikan. lucu-lucu. ada daun pepaya yang mereka lahap bareng-bareng (hmmm…manusia suka berbagi seperti mereka ga’ ya?)… di kawasan sini juga masih sepi. ku lihat 2 orang ibu dan anaknya berjalan-jalan juga (tiba-tiba jadi inget Mamah,,,). aku masih berjalan terus menyusuri jalanan sepi itu. sambil sesekali melihat ke langit. terlihat kawanan burung dari hutan Biologi menuju Kali Code. cari makan dan mandi mungkin hehehe…(mereka pulang ke habitatnya dengan perut kenyang, begitu juga dengan manusia yang mau berusaha, insyaAllah pulang dengan perut kenyang)

sampai di depan RS Sardjito (inilah tenpat yang selalu membuatku bersyukur karena masih diberikan kesehatan yang tiada tara harganya…), yang penuh dengan pedagang kaki lima yang menjual makanan. lagi-lagi yang terlihat adalah jalanan yang sepi (biasanya mo nyebrang aja susah bgt saking ramenya).

trus sampai di daerah Sendowo. 1 tujuanku: kos salima dimana Ispri tinggal. mo silaturahim. (kangen sm tu anak..)

sambil jalan, aku liat-liat sekeliling. ada seorang nenek yang berjalan sendiri. tertatih-tatih sambil membawa tongkatnya. bajunya kebaya dengan korset melilit pinggangnya serta kain batik khas nenek-nenek menutupi bagian bawah badannya sampai pertengahan betis. badannya kurus. rambutnya kusut. pertanda jarang diurus. aku membatin, kemana keluarganya? anaknya? cucunya? suaminya? ku pandangi nenek itu lekat-lekat dan ku beri senyuman (tapi aku ga’ berani nyapa karena takut salah dalam berkata, maklum belum mahir bahasa jawa kromo inggil nih…). nenek itu pun membalas senyumanku dan berlalu begitu saja.

hmmm…,,aku jadi ingat jika nanti aku diberi umur panjang, aku pun akan merasakan menjadi seorang nenek. berjalan tertatih-tatih dengan tongkat khasnya. dan berkebaya-kah?? entahlah..

yang jelas satu cita-cita ku kelak ketika usiaku senja: menikmati hari bersama suami tercinta (wahhh,,,jadi pengen nikah..:-)), anak, cucu serta beberapa panti asuhan yang ku kelola sendiri bersama Islam sebagai pedoman dan Allah sebagai tujuan hidupku…sehingga pada tarikan nafas terakhirku, aku akan berkata: “Asyhadu alla ilaaha illallah…wa asyhadu anna Muhammadarrasulullah”

amin ya Allah,,,

cuekx bebekx

10 Oktober 2008 at 3:19 am | In Tulis Iseng | 5 Comments

ini adalah pengalamanku yang memalukan. tapi juga lucu.

ceritanya begini…kan aku baru aja nyampe jogja setelah mudik selama 2 minggu di rumah (senangnyaaa bisa kumpul brg keluarga).. baru nyampe jam 3 dini hari (biasa-lah dari serang jam 3 sore, nyampe jogja jam 3 pagi). dateng-dateng langsung buka tas dan mengeluarkan isinya. duh, kamarku udah kayak kapal pecah deh,,,

baru beberapa saat istirahat, terdengar adzan subuh, hmmm.. ya sudah aku ke belakang. membersihkan badan dan shalat. setelah shalat, mataku beraaaaaaaaat banget, maklum semalaman di bis membuatku ga’ bisa tidur. jadi-lah abis shubuh itu aku tidur (duh, padahal aku anti banget tidur abis subuh. tapi karena ngantuk bgt, jadi nyerah deh). baru beberapa saat mataku terpejam, beberapa SMS masuk. telfon juga. HPku lupa di-silent. mau ga’ mau aku terbangun, karena khawatir SMS penting. ternyata benar, SMS penting yang membuatku bangun itu adalah permintaan untuk menjadi donor darah. katanya buat Bu Siti Romlah yang akan menjalani operasi batu ginjal. ya sudah ku hubungi CP yang ada di situ. trus diminta langsung ke RS Sardjito jam 7.30. aku pun membulatkan tekad untuk mendonorkan darahku.

hmmm..ku pikir ga’ ada ruginya aku mencoba lagi (setelah berkali-kali ditolak karena Hb-ku kurang dri 12,5). trus karena mo mencoba donor itu, aku harus makan dulu (padahal aku berencana untuk Shaum qadha). ya sudah, karena memang aku juga masih capek dan lapar (karena malamnya di bis ga’ makan dan juga ga’ sahur), kuputuskan untuk makan di Saerah sambil jalan ke RS Sardjito. Saerah warung makan favoritku (karena murah, ramah, bersih dan enak2, waaaah promosi nih!!). eh, ternyata Saerah ga’ buka. aku berjalan ke selatan lagi, ada Barokah pikirku. eh, tapi ternyata Barokah ga’ buka juga. aku jalan lagi ke timur, menuju kantin 22. wah, ternyata kesabaranku sedang diuji karena kanting 22-pun masih tutup. akhirnya aku balik ke daerah pogung kidul dan berharap EMB buka. hmmm,,,tapi kan EMB udah pindah. ya udah cari yang lain deh yang ada di sekitar situ. tapi ternyata tutup juga. akhirnya aku balik ke Saerah. kebetulan di seberang saerah buka.

aku masuk situ, aku dengan cueknya masuk ke warung. ada 2 mas-mas bareng aku masuk juga ke warung. trus ada 2 orang mbak-mbak yang duduk-duduk. aku membatin, ngapain sih ini mbak sama mas-nya duduk doang di warung?? ga’ makan po? ah, aku cuek aja. ga’ peduli mereka mau ngapain, yang penting aku makan (wah, egois sekali ya??) aku dengan santainya langsung menuju tempat nasi. kebetulan ibu yang punya warung baru keluar dari rumahnya,”segitu cukup ngga’ mbak” katanya. “cukup, bu” kataku. aku pun langsung menyendok makanan lain sebagai lauknya. ngambil sayur wortel (bagus buat mata lhoooo), telur bulat pedas (pake bumbu maksudnya) & sayur kacang. trus ambil minum air putih. dan duduk dengan manisnya sambil melahap makanan (emmm enak bgt!!! nikmat!! setelah lebih dari 24 jam ga’ nemu nasi & sayur)

enak2nya lagi makan, ada lagi yang datang seorang bapak (mas-mas dan mbak-mbak yang tadi belum juga makan tuh, kenapa ya?). aku lagi-lagi cuek dan terus makan. ibu yang punya warung keluar dan bilang “maaf ya nasinya belum matang, tunggu sebentar lagi”

waaaaaaaaah, aku langsung ga’ enak hati…ternyata mas-mas dan mbak-mbak yang belom makan itu karena nunggu nasi to? ya ampuuuuuuunn, mereka kan lebih dulu datang daripada aku. mereka yang ngantri lebih lama daripada aku. gimana lagi? akhirnya ku teruskan makan, dan setelah aku selesai makan, barulah ibu itu bawa nasi dan orang-orang yang kudahului tanpa permisi itu mengambil makan. duh, bener-bener ga’ enak sama yang ngantri. memalukan!!!

satu pelajaran yang ku ambil hari itu. malu bertanya = egois. makanya tanya-tanya dulu sebelum makan, Neng!!!!

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.