Tagged Juga
26 Maret 2009 at 10:43 am | In 1, Tulis Iseng | 8 CommentsKira-kira hampir 2 bulan lalu baca-baca blog Sandi. Eh, aku dikasih PR niy.. ekplorasi diri. kayaknya sih cocok kalo dikerjain menjelang miladku di 13 Juni besok, tapi gpp sih dikerjain sekarang. Binun juga mo nulis apa..
Okay, here’s the rule :
Use Google Image to search the answers to the questions below.
Then you must choose a picture in the first page of results,
and post it as your answer.
After that tag 7 people.
::the age of next birthday::

22 tahun? Yupz.. 13 Juni besok. Udah siap nih… (siap untuk apa?). seorang Ibnu Sina berhasil menjadi dokter di usianya ke 20. Salahuddin al Ayubi menaklukan Palestina di usia 21 tahun. Muhammad al Fatih menaklukkan Persia di usia 20 tahun. Apa yang kuukir sebagai prestasi di usia 22??!!
::place i’d like to travel::



Mekkah al Mukaromah, Madinah al Munawaroh, perkampungan suku terasing Baduy di Kabupaten Lebak, laboratorium Boscha. Pengeeeeen banget pergi ke keempat tempat tersebut. Kapan ya? Ummmm…enaknya pergi sama Mamah tercinta. Tunggu ya Mah, Teteh akan biayai Mamah naik haji. Trus kita sama2 berdoa di sana…kita ke Baduy bareng juga. Mamah masih kuat jalan jauh kan? Oiya, ke Boscha juga, pengen liat gugusan bintang…
::a favourite place(s)::

Kamarku, mo ngapa2in: bebas!! Rumput-rumput bawah jembatan pasca sarjana, enak banget buat tilawah or muraja’ah. Menyelami Qur’an sambil merenungi hidup ini. SIC asyik buat nge-net. Gratis!! Hee mental anak kosan bgt sih…Biasanya kalo lg sedih suka sendirian jalan2 ke mana aja kaki melangkah. Tapi aku jarang sedih kok. I always happy everyday!!
::a favourite food(s)::



Mie ayam yang enak, ga’ pedas, tanpa vetsin dan dikasih bakso. Emm yummiii tenan e..Aku suka smua makanan (apalagi kalo lagi laper dan gratis heee tu kan mental anak kos lagi!!). Smua sayuran, kecuali pare, terong dan sayuran yang pedas. Tapi yang paling enak adalah masak masakan sendiri. Pas di lidah, pas di kantong heee.. coklat tanpa pengawet dan halal, tempe mendoan yang masih anget. Dimakan sambil menikmati matahari terbit atau tenggelam di lantai tiga rumah Ibu…hmmm…
::a hobby::




Outbond liat pemandangan yang hijau ex: gunung, sawah, kebun, laut (eh, laut mah biru yak??). Jalan-jalan pake kaki seneng, pake sepeda juga lebih asyik…outbond mengitari Kali Code, mendaki bukit di Wonolelo, Magelang atau menjelajah hutan di Kaliurang… ga’ bakal terlupa deh… eksperimen masak, bersepeda ke kampus atau ke tempat ngajar. Asyiik. Diskusi, liqo’ dan nge-liqo’i.
::nickname i had::
Akhirnya nemu juga. Teteh aja-lah. Seneng dipanggil itu, serasa di rumah. Tapi jarang banget anak2 kampus manggil aku dengan sebutan itu. Paling-paling anak2 yang udah deket banget sama aku.
::a favourite color(s)::


Sesuai blog ini: deep blue sea (terinspirasi dari film Deep Blue Sea, kisah seekor cloning hiu si pemakan manusia hiii…). Segala macam warna biru. Biru muda, biru langit atau biru laut.
.
::college major::

Kimia UGM: there’s no life without chemistry (Pak Utoro pinjem kata-katanya ya…?). sains adalah fondasi semua ilmu. Stuju?? (harus stuju!!!). Nyari Kimia UGM susah, ketemunya UGM doang…gpp ya? Representasinya kok hehe…
::a favourite thing::
Seorang di antara kalian tidak (dikatakan) beriman sehingga dari mencintai saudaranya sendiri sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.
::a bad habit::




Ngebut motor di jalan, tidur tanpa proses (tidurnya cepet banget!! nempel di bantal, udah deh..ga’ bakalan inget sampe ada panggilan…), suka mendadak ga’ mood.
::my wish list::




Mendirikan perusahaan coklat yang enak, terjangkau buat orang-orang kurang mampu tapi mahal untuk orang kaya (heee..). Keuntungan dipake buat sekolah gratis sekalian jadi guru di sana. Aku ingin selalu memberikan yang terbaik buat dunia, menyinari dan selalu cerah ceria seperti bunga matahari…:-)
naaaah, Sampuuuuun…(orang Sunda yang dikarbit jadi orang Jawa hee..)
Korban berikutnya:
1. Nita
Cepet kerjain!! Asyik kok…
Kita harus lulus!!
19 Maret 2009 at 3:34 am | In Chemist | Leave a CommentPernahkah kita berpikir mengapa kita masih bisa mengenyam pendidikan (bagi yang masih kuliah)? Pernahkah kita coba bertanya pada diri sendiri mengapa kita masih bernapas? masih bisa makan enak, masih bisa bercanda, masih bisa posting di milis dan me-reply setiap postingan, masih bisa berlari, masih bisa tidur nyenyak di tengah tugas yang amat menumpuk dan masih banyak aktivitas lain yang tentunya begitu menyejarah dalam hidup kita.
Pernahkah kita berpikir bahwa semua aktivitas kita itu adalah buah doa dari kedua orang tua kita? doa ikhlas dari pengemis yang kita lempari uang recehan, doa dari adik kita, kakak kita, dosen kita, laboran kita, pak satpam kita dan orang-orang yang memang tulus mendoakan kita?
Pernahkah kita memandang wajah orang tua kita yang semakin banyak keriput di wajahnya, semakin banyak air mata yang ditumpahkannya, semakin banyak keringat yang harus dikucurkannya demi sekolah kita? Pernahkah kita pandang mata kedua orang tua kita yang teduh, yang begitu banyak menyimpan harapan kepada kita, yang mengharapkan kita, anaknya, menjadi anak yang berguna walau kadang atau sering bertingkah tak sesuai kehendaknya.
Maka, atas nama cinta kita kepada Tuhan kita. Cinta kita kepada orang tua kita. Cinta kita kepada adik, kakak, studi, ilmu pengetahuan, Indonesia, bangsa, negara, agama dan semua orang, kita harus tekadkan dalam hati bahwa kita harus LULUS!!! Kita harus lulus, teman!!! Lulus dari ujian apapun. Ujian pendadaran, ujian masuk PNS, ujian kehidupan, ujian percobaan penempatan dan ujian apapun itu.
Mari kita luruskan kobarkan lagi semangat kita. Mari kembali niat kita luruskan. Luruskan niat kita bahwa kita adalah yang terbaik sehingga kita pun harus berbuat yang terbaik untuk Tuhan kita, untuk kedua orang tua kita, untuk masyarakat, untuk tanah air kita, untuk diri kita sendiri.
Sudahkan kita pertajam semangat kita??? Kita harus LULUS!!! Tekadkan itu dalam hati, dalam jiwa, dalam amal-amal kita….
_117745_
Mencoba bertahan dan berlari…
Tentang PEMILU
7 Maret 2009 at 4:46 am | In Chemist | 2 Comments1.sebanyak 82.206 TPS dikategorikan rawan keamanan. Maka disiapkan 398.097 personel POLRI dan masyarakat untuk mengamankannya. (makanya pada damai dunk!!)
2.55.000 surat suara di Jogja rusak, tak layak pakai. (berapa dana yang sudah dihabiskan? Berapa pohon yang ditebang?)
3.mahasiswa dari luar daerah dipersulit untuk memilih di daerah kampus (terus, saya harus pulang kampung demi pemilu? TERLALU!!!)
4.anggota DPR dari fraksi PAN ketahuan korupsi dana dari departemen perhubungan sebesar hampir 2 M. (lumayan buat kampanye ya Pak?)
5.jalanan makin rame dan warna-warni dengan bendera dan poster para caleg. (bikin hidup lebih hidup dengan warna yak?)
6.pemilu kali ini diikuti 44 partai. Setiap partai punya caleg DPR, DPRD I, DPRD II. Banyak banget kan? Padahal itu di setiap daerah (kabupaten). Tak heran pada satu daerah, ada 10 partai yang tidak punya caleg. (hee..kasian ya..itu konsekuensi dari demokrasi multipartai)
7.sebagian besar masyarakat belum tau gimana cara nyentang yang benar. Oleh karena itu, UGM mengadakan KKN PEMILU. Tujuannya memberikan pendidikan pemilu pada masyarakat awam. (bukan hanya tugas UGM, kita ikut juga yuk? Berikan voter education!!!)
8.setengah dari konstituen dikhawatirkan golput. (nah, kita yang kalangan terpelajar ga’ usah ikut2 golput. Sukseskan pemilu 2009: Milih yuk??)
selamat menikmati PEMILU!!!
_117745_
Belum pernah ikut PEMILU, jadi penasaran gimana rasanya masuk bilik suara..
5 menit yang menentukan 5 tahun nasib bangsa….
Cerita Lama
7 Maret 2009 at 4:42 am | In Chemist | 1 CommentSeharusnya dan pastinya teman-teman sudah mendengar cerita tentang kawan kita yang kuliah di NTU Singapura yang menikam Profesornya sendiri bukan? Yup, dialah David Hartanto Widjaja, mahasiswa tingkat akhir Elektro Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Hidupnya berakhir tragis setelah dia berusaha memotong nadinya kemudian melompat dari gedung lantai 4 yang merupakan kampusnya juga. Beritanya menggemparkan dunia pendidikan kita.
Apa sebenarnya motif di balik perbuatannya tersebut? Padahal dia adalah termasuk murid yang cerdas di SMA dulu. Tergambar dari banyaknya kompetisi ilmiah yang dia ikuti. Tak ada media yang menceritakan masalah itu namun apapun motifnya, ini cukup menjadi tambahan cerita menyedihkan tentang pendidikan dan mental pelajar Indonesia saat ini. Tak hanya kasus bunuh diri ini, perbuatan asusila, pengeroyokan, merokok, keluyuran di tengah jam pelajaran, ketauan menenggak minuman keras dan dulu pernah ada penggerebekan mereka –para pelajar itu- tengah pesta sex and narkoba. Semua kejadian itu mempertegas potret buram pendidikan Indonesia dulu dan saat ini.
Teman-teman nyadar ga’. Dulu SD, SMP, SMA kita dijejali banyaaaaak sekali pelajaran teori, tugas, PR, ujian sampai tak ada waktu untuk bermain (iya ga’ ya?). tapi, kita benar-benar dijejali tanpa adanya stimulus atau pem-back up-an mental dan spiritual kita. Bayangkan saja, kita hanya ada 1 jam mata pelajaran BK dan 2 jam pelajaran agama dari 48 jam per pekan yang harusnya bisa memompa motivasi kita sehingga kita tak hanya cerdas intelektual tetapi juga spiritual. Nah, dari situ saya mencermati, betapa pendidikan kita tak menyentuh sisi spirit itu, dari dulu hingga saat ini. Pantaslah orang-orang yang peka (seperti Ary Ginanjar) meyakinkan betapa pentingnya mengembangkan potensi kebaikan yang ada dalam diri setiap orang.
Nah, sekarang, dengan banyaknya kasus kejahatan pelajar itu, apa kita hanya bisa mengurut dada sambil pelan berucap istighfar atau malah menyumpahi mereka? Atau kita tak peduli dengan apa yang mereka alami, asalkan kita tak melakukannya? Atau kita turut mewacanakan hal ini kepada orang-orang di sekitar kita hingga mereka paham bahwa apa yang dilakukan para pelajar itu adalah tak benar? Apapun jawaban kita, harusnya kita bisa mengkritisi sekaligus memberi solusi.
Nah, apa yang akan kita tawarkan pada pemerintah kita? Plis, sampaikan itu meski hanya sedikit. Sedikit di mata kita, belum tentu sedikit di mata Tuhan. Berikan kotribusimu saat ini juga!! Yuk?? J
Jadi inget, dulu masa2 SMA tu suka nonton anak2 Paskib latihan. Trus ada yel-yel atau apapun itu namanya, redaksinya kalo ga salah begini:
jika ada 1000 pemenang, 1 diantaranya adalah aku
jika ada 100 pemenang, 1 diantaranya adalah aku
jika ada 10 pemenang, 1 diantaranya adalah aku
jika ada 1 pemenang, ya, itulah aku!!!
Yup, kita adalah pemenang!! Yakinlah bahwa Indonesia akan menang melawan kelemahan yang kita miliki saat ini. Lewat kita. Para pemudanya!!! Bangkit yuk???
_117745_
Pengen bikin lembaga pendidikan…
67000 siswa tak melanjutkan sekolah
7 Maret 2009 at 4:39 am | In Chemist | 2 Comments67000 siswa tak melanjutkan sekolah. Demikian bunyi judul berita di koran yang saya baca kemarin. 67.000 siswa ini dari SLTP kabupaten Grobogan. Kebanyakan mereka putus sekolah karena tak mampu membayar SPP yang mahal. Sampe berapa lama ya dunia pendidikan kita akan terus begini? Katanya ada dana BOS? Mana sih bukti dari UUD pasal 31 ttg pendidikan? Siapa yang bikin pasal itu? Plis deh tanggung jawab dunk!!!
_117745_
Bikin sekolah gratis yuk? Siapa mau jadi investor?? Udah punya bayangan nih..
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.